Mengunjungi Festival Literasi

Mengunjungi Festival Literasi

“Studi menjadi salah satu unsur penting dalam menghayati semangat Santo Dominikus, unsur studi membawa kita selalu haus akan kebenaran melalui literasi”

Gelaran pameran buku bertajuk festival Literasi Jogja 2025 yang digelar pada 9-13 Juli 2025 di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya  di sebelah timur Jogja Expo Center (JEC) mengundang dan menjadi magnet baik bagi staf kantor Yayasan Santo Dominikus untuk bersama-sama mengunjungi kegiatan tersebut sebagai satu rangkaian agenda studi yang secara rutin kita lakukan setiap hari Selasa. Meskipun pelaksanaan kunjungan literasi bukan hari Selasa, namun agenda ini menjadi pendukung kegiatan studi bagi staf. Saat tiba di gelaran pameran buku yang menghadirkan ragam buku, baik fiksi dan non fiksi, mulai buku anak-anak, religi, filsafat, hingga buku-buku terbitan komunitas Yogyakarta, membuat mata para staf yang hadir tidak mau berpaling sedikitpun dari konsentrasi melahap aneka buku yang berjejer di pameran tersebut.

Staf kantor mengadakan kunjungan literasi dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Juli 2025. Selain menjelah buku-buku yang ingin dipilih, kita juga belajar mencintai budaya dengan menyaksikan pementasan “tembang mocopat” yang diikuti oleh kelompok anak-anak, kaum muda dan orang tua. Sebuah harmoni yang menarik ketika semua umur ikut mencintai dan mewariskan budaya leluhur.

Kunjungan ini dilaksanakan mulai pk 13.30 – 15.00 WIB.  Waktu paling banyak selama kunjungan kita pakai untuk membaca dan up date buku-buku baru.

Masing-masing telah memilih1 atau 2 buku yang diminati untuk kemudian akan di lakukan resensi sebagai bahan studi bersama yang secara rutin diprogramkan setiap hari Selasa siang. Meningkatkan minat baca dikalangan staf yang biasa sibuk bekerja dengan target- target yang harus dipenuhi, nampaknya bukan pekerjaan yang mudah. Kebiasaan membaca atau setidaknya membangkitkan minat “Love Book”’ perlu dilatih dan dibiasakan dari waktu ke waktu.  Adakalanya lebih memilih bekerja dari pada harus fokus untuk membaca satu buku. Namun semua menyadari bahwa membaca buku adalah unsur yang penting sebagai konsekuensi dari core values dalam Pendidikan YSD.

-Sr. Albertine, OP-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *