SECERCAH HENING: Tanah Subur

Rabu, 28 Januari 2026

Pesta St. Thomas Aquinas

Mrk 4: 1-20

“Tanah Subur”

Mengendus embun pagi,
Basah menyelinap sepi,
Dingin menyeruak hati,
Pertumbuhan dimulai.

Membuka rongga ilahi,
Cerah oleh cahaya pagi,
Panas menusuk pori
Pertumbuhan dimulai.

Vibrasi menubuh rapi.
Yang ilahi terus di cari
Buah lebat berlipat kali
Dicari ada di setiap hati

St. Thomas Aquinas adalah seorang teolog,filsuf dan Pujangga gereja abad 13 dari Ordo Pewarta (OP). Dia dikenal atas pandangannya mengenai hubungan antara iman dan pengetahuan. Iman dan akal budi tidak bertentangan melainkan saling melengkapi. Kebenaran ilahi (iman) dan pencapaian akal budi keduanya berasal dari Tuhan. Kebenaran ilahi sering dipahami sebagai iman yang sepenuhnya tidak bisa dijangkau oleh akal budi manusia yang terbatas. Sedangkan kebenaran pengetahuan dapat dicapai melalui penelitian ilmiah, pengkajian, studi dan pengalaman pengalaman. Saat ini ketika ilmu pengetahuan dan teknologi makin maju dan berkembang apalagi makin marak pemanfaatan AI banyak orang mulai meragukan eksistensi Tuhan sebagai Sang Maha Pencipta. Namun St.Thomas Aquinas menegaskan bahwa iman dan kuasa Ilahi berada di atas akal budi atau pengetahuan manusia. Iman dan akal budi merupakan anugerah Allah yang menupakan benih yang ditaburkan Allah dalam diri setiap orang. Benih iman dan akal budi yang bertumbuh subur akan mendatangkan kebahagian manusia dan kemuliaan Allah.
Keadaan itu juga dipakai Yesus sebagai perumpamaan untuk menggambarkan pertumbuhan iman setiap dari kita. Seperti dalam sabda-Nya:

“Benih yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enampuluh kali lipat, ada tiga puluh kali lipat”.

Allah menyampaikan sabda-Nya kepada semua, namun tidak semua orang memiliki minat dan ketertarikan yang sama untuk menanggapi Sabda itu. Panggilan untuk hidup dengan kualitas kebaikan dan kebenaran merupakan pengetahuan standar yang di ajarkan oleh semua jenis pendidikan baik keluarga maupun masyarakat, namun tidak semua orang memiliki kemampuan untuk mempraktekannya sebagai pola hidup atau habitus. Sabda kebenaran yang kita dengar menjadi nyata dan berbuah dalam perilaku baik dalam hidup kita sangat tergantung dari keterbukaan kita untuk mewujudkannya. Pertumbuhan sabda menjadi hidup juga dipengaruhi oleh tanah hati kita atau tanah subur yaitu sikap terbuka “lembah manah” dibentuk oleh Tuhan melalui didikan keluarga, sekolah, masyarakat dan realitas hidup. Kesuburan jenis tanah juga perlu dipupuk oleh relasi yang intim dengan Tuhan, doa, olah tapa dan pengendalian diri serta refleksi. Buah kehidupan yang baik akan selalu menunjukkan kualitas bibit namun bibit yang baik belum tentu menjamin buah yang baik jika tidak dipupuk dengan penyadaran diri dan relasi yang kuat dengan Tuhan. Apakah hidup kita sudah menjadi tanah yang subur? Atau tanah yang tandus? Atau malah tanah berbatu? Sangat tergantung keterbukaan kita untuk mau menumbuhkannya karena benih yang baik telah di tanam Tuhan dalam hati kita masing-masing. Mari kita bertumbuh dan berubah dalam perbuatan kecil yang bisa kita awali saat kita mulai bangun tidur hingga menutup hari. Ijinkan Tuhan menuntunmu dalam setiap kebaikan lewat jari jemari Tuhan yang senantiasa terbuka untuk menyambutmu. Jangan biarkan kesibukan dan kelelahanmu meletihkanmu untuk tetap berbuah dalam kebaikan. Jangan merasa pahit jika engkau gagal, karena dari situlah lompatan kehidupan tersedia bagimu jika engkau terbuka akan rahmat Tuhan yang membimbing disetiap sudut kecemasan kita.

Contemplating
Marilah kita satukan jiwa, raga, rasa dalam keheningan agar benih kebaikan senantiasa bertumbuh dengan sempurna dalam hati kita.

Actuating
Pola hidup apa yang perlu kubiasakan agar makin peka menata pertumbuhan iman dan sabda dalam hidup.

Reflecting
Apakah pengalaman demi pengalaman telah mengajariku makin peka menumbuhkan setiap kebaikan dalam hidup hingga buahnya bisa dirasakan orang lain

Praying
Allah Bapa, ajariah kami mampu untuk belajar menumbuhkan setiap benih sabda agar bertumbuh dan berbuah dalam kebaikan hidup. Demi Kristus Tuhan kami Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *