SECERCAH HENING: Sacred Heart of Jesus

Jumat, 12 Juni 2026 Hari Raya Hati Yesus yang Maha Kudus

Mat 11:25-30

“Sacred Heart of Jesus”

Terseok dlm kidung duka,
Lelah tanggung beban nestapa,
Makin berat terasa,
Jiwa lelah menekan rasa.

Datanglah kepadaKu saja,
Kosongkan diri tuk bersahaja,
Sentuh lelah jd berkat,
Hingga kuk makin nikmat.

Hari ini bersama Gereja semesta kita merayakan hari raya Hati Yesus yang Maha Kudus. Perayaan untuk menghormati kasih Yesus yang tanpa batas kepada manusia. Simbul hati Yesus melambangkan cinta, belas kasih, pengobanan dan kerahiman. Perkembangan penting perayaan ini terjadi pada abad ke-17 melalui pengalaman mistik Santa Margareta Maria Alacoque dimana Yesus menampakkan diri dengan menunjukkan Hati-Nya yang menyala oleh kasih. Dan meminta agar diadakan perayaan khusus untuk menghormati Hati-Nya. Dan 1856 Paus Pius IX menetapkan Hari Raya Hati Yesus yang Maha Kudus sebagai perayaan seluruh Gereja yang dirayakan pada Jumat setelah Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi). Perayaan ini memperdalam kekayaan Kasih Allah dalam diri Yesus yang mengundang kita rela menanggapu kasih Tuhan dengan iman, pertobatan dan belas kasih. Maka Injil hari mengundang setiap orang yang berbeban berat agar datang kepada Yesus yang akan memberi kelegaan.
Kelegaan, kedamaian menjadi hal yang mahal dan dirindukan setiap orang. Maka Yesus bersabda:

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”.

Kegelisahan dan ketidak-damaian sering kali tercipta karena kita terlalu membenani diri sendiri dengan kepentingan dan keinginan yang terlampau banyak.Kita sulit lagi membedakan kebutuhan dan keinginan.Bahkan ketika datang kepada Yesuspun tetap tidak lega dan tidak damai, mungkin kita datang dengan sikap yang salah dan sibuk dengan pikiran sendiri dan kurang mendengarkan Allah. Sikap mendengarkan menjadi sesuatu yang sulit, karena budi dan hati kita sering bising dipenuhi oleh aneka keinginan dan obsesi diri. Sementara sikap mendengarkan butuh kerelaan untuk melepas. Melepas yang harus dilepas adalah suara ego (self) untuk memasuki titik hening.
Menjadi pribadi yang bisa mendengarkan
butuh latihan dan kerelaan menyediakan diri. Jika kita terus sibuk dengan aneka hal, membuat kita penuh, tak ada ruang kosong lagi. Padahal Kelegaan dan kedamaian tidak didapat dari luar diri kita, tetapi didapat dari kedalaman batin yang hening dan mengosongkan diri. Dalam pengosongan inilah kita memperluas ruang batin untuk Allah bekerja, sekaligus mempersempit ruang ego berkuasa. Maukah kita mempersempit ruang ego kita ?. Supaya kita mampu terbuka terhadap realitas hidup termasuk beban-beban kehidupan.
Setiap orang punya “kuk” atau beban yg harus dipikul dalam kehidupan ini.Namun ditangan Yesus yang seorang tukang kayu, beban atau kuk itu menjadi pas dipundak setiap orang. Sehingga tetap enak untuk dipikul. Maukah kita selalu berada dalam pengaruh Yesus sehingga kuk itu menjadi pas atau cocok untuk kits?. Karena Yesus tidak akan meniadakan kuk pada tiap tiap orang tetapi membuat setiap orang sanggup membawa kuk nya masing masing dengan ringan. Dan itulah yg disebut bebankupun ringan sebagai kesaksian hidup di jalan Tuhan.
Janganlah berputus asa dengan aneka beban yg sedang engkau tanggung. Datanglah pada Yesus sepenuh hati. Agar bebanmu menjadi pas untuk ditanggung dengan ringan.

Contemplating
Marilah kita mengheningkan seluruh indera kita agar makin menemukan keheningan dan kelegaan dalam hidup.

Actuating
Pola hidup apa yang perlu kubiasakan dan kuubah agar memiliki waktu untuk hening dan mendengarkan Tuhan dalam doa.

Reflecting
Apakah hidupku telah kuhayati sebagai buah dari keheningan dan kesegaran hidup dalam mengimani Tuhan. Atau hidup asal mengalir tanpa makna.

Praying
Allah Bapa yang maha kasih. Ajarilah kami peka menangkap dan merasakan kehadiran-Mu yg dasyat dalam hidup kami setiap hari. Hingga kami boleh menikmati kelegaan dan keheningan karena kehadiran-Mu. Dalam Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *