Mat 13: 47-53
“Gereja yang Merangkul Semua”
Menemani yang sendiri,
Memaknai hari seperti pukat suci,
Merangkul tanpa memilah hati,
Mensyukuri apapun yg terjadi.
Cara pandang diperbaharui,
Jernihkan hati tuk mencintai,
Buka tangan buka hati,
Hidup bakti terus disyukuri.
Perumpamaan tentang pukat merupakan perumpamaan terakhir dalam rangkaian perumpamaan tentang Kerajaan Surga. Pukat melambangkan Gereja yang merangkul semua orang. Pukat yang ditebarkan ke laut melambangkan Gereja yang diutus untuk mewartakan Injil. Sebagaimana kutipan bacaan Injil hari ini:
“Kerajaan Surga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan”.
Pukat yg dibentangkan ke laut tidak pernah memilah milah ikan yang boleh masuk dan tidak boleh. Pukat terbuka untuk apapun yang bisa dijaring. Bagi para nelayan apapun yang dirangkul oleh jaring pukat merupakan anugerah.Nelayanpun hampir tidak pernah bisa memilih terhadap apa yang bisa dijaring, demikian juga pukat. Hal ini mengajak kita untuk mengambil makna dalam perjalanan iman kita menuju Allah. Itulah gambaran Gereja yang merangkul semua orang. Sebagai orang beriman kita ikut berjuang bersama Gereja. Yang diminta dari kita adalah memaknainya secara positif semua pergumulan bersama Gereja sebagai kesempatan untuk mematangkan diri dan mensyukurinya sebagai bagian dari usaha pendewasaan perjalanan hidup menuju Tuhan. Demikian
juga kita diundang untuk terbuka ibarat pukat dalam samodra kehidupan, untuk rela menawarkan pengaruh baik dimanapun kita berada. Hingga saat akhir kita boleh bersukacita dalam Kerajaan Tuhan menikmati pukat kehidupan kita bersama Tuhan dalam keabadian. Dan didapati diri kita sebagai ikan yang baik.
Jangan cemaskan dirimu dengan aneka hal yg terjadi. Tetaplah fokus menjadikan hari – harimu bermakna dengan menerima dan memeluk setiap peristiwa dengan syukur dan makin bertumbuh dalam kedewasaan iman harapan dan berbuah kasih.
Contemplating
Marilah kita satukan jiwa, raga, rasa dalam keheningan,rasakan dan kenali cara Tuhan menuntun kita masuk dalam pengalaman Kerajaan Allah
Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan agar makin peka menanggapi undangan Tuhan.
Reflecting
Apakah aneka pengalaman sulit telah mengajariku makin terbuka memandang kehidupan dalam kacamata Allah.
Praying
Allah Bapa, ajariah kami mampu untuk belajar dari setiap kesulitan hidup yang kami hadapi, hingga kami mampu terbuka terhadap realitas yang menuntun kami pada keselamatan dalam Kristus Tuhan kami Amin.
Berkah Dalem
Salam Veritas
Sr. Albertine. OP
