SECERCAH HENING “Get more, give more”

SECERCAH HENING
Rabu, 21 Oktober 2026

Luk 12: 39-48

” Get more, give more”

Terayun oleh pelukan hati,
Tersapa saat dicintai,
Penuh karena dikasihi,
Berbagi dari tuas lembut ilahi.

Dicintai itu suci,
Mencintai itu abadi,
Berbagi itu melukis tapak suci,
Ekpresi citra ilahi.

St. Thomas Aquinas menyatakan bahwa “Tuhan adalah sumber segala eksistensi, segala sesuatu di dunia itu eksisten karena partisipasi dalam keberadaan Tuhan”. Maka pemberian diri berarti menyelaraskan diri dengan sumber segala keberadaan itu. Sebagaimana Injil hari ini :

Yesus bersabda:
“Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut”.

Kesetiaan bukan hanya mengetahui kehendak Tuhan, melainkan melaksanakannya dengan kasih. Semakin besar kepercayaan yang kita terima, semakin besar pula panggilan kita untuk melayani.Sesungguhnya apakah yang telah kita dapat dari Yesus? dan apakah yang semestinya kita beri sebagai tuntutan ? Tidak mudah untuk bisa menjawab dan merefleksikan Sabda ini, karena terkait dengan rahmat yang tersembunyi. Ilustrasi yang paling tepat seberapa besar kita merasa dicintai Tuhan dan dipercaya dengan memperoleh rahmatNya ?. Jika pengalaman dicintai itu kuat, maka makin kuat pula hati ini berpaut dan memberikan diri kita lebih dalam masuk dalam manifestasi cinta itu. Dan jika pengalaman dicintai itu makin mengakar dalam, maka buahnya akan mencapai kepenuhan dan meluber dalam perutusan sebagai buah dari kepercayaan yang diberikan kepada kita. Maka bukan soal diberi dan dituntut tetapi soal mendapatkan banyak dan meluber. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bahagia karena di Cintai Tuhan dengan segala rahmat yang kita terima dalam hidup, hingga kita layak untuk dituntut makin melayani Tuhan sesama dan GerejaNya “get more, give more”. Mendapat rahmat dari Tuhan dan menjadi bahagia, hidup berkelimpahan adalah pilihan. Bahagia dan berkelimpahan bukan soal “to have” tetapi “to be”. Bahagia dan berkelimpahan adalah soal cara saya memandang kehidupan ini dengan penuh syukur. Kita termasuk orang yang telah mendapat banyak kasih Tuhan, selayaknya kita dituntut memberi kebaikan yang lebih banyak lagi dalam kehidupan sehari hari melalui kebaikan kebaikan kecil yang kita buat dengan iklas dan kasih.

Contempating
Hirup dan hembuskan nafas dengan lembut, heningkan dirimu, tersenyumlah, sentuhlah hatimu dengan jari jemarimu. Rasakan kasih sayang Tuhan yg tengah memelukmu. Nikmati hadirNya dan masukklah dalam keheningan yg lebih dalam.

Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan agar makin peka mengalami kasih Allah.

Reflecting
Apakah pengalaman demi pengalaman telah mengajariku makin matang dan berkembang dalam kebaikan dan kematangan hidup.

Praying
Allah Bapa, ajariah kami memilika hati yg peka agar makin terbuka untuk merawat dan menanggapi cinta Allah. Hingga hidup mudah berbagi dan bermurah hati sebagai pemberian diri. Demi Kristus Tuhan kami Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *