SECERCAH HENING
Kamis,8 Oktober 2026
Luk 11: 5-13
“Membangun Hubungan”
Terobos karang kesombongan,
Mengulas lembut kekauan,
Menyisir hati penuh kelembutan,
Merubah dari kedalaman.
Gigih mengharap fajar,
Berharap menggapai sinar,
Maknai titian iman yg benar,
Sukacita yang mengakar
Doa permohonan kita kepada Tuhan menurut pandangan St. Thomas Aquinas bahwa : ” Doa permohonan kita kepada Tuhan yang utama bukan tentang meminta tetapi tentang membangun hubungan yang mendalam dengan-Nya”. Maka gaya hidup seseorang seringkali berbanding dengan gaya mereka beriman dan membangun hubungan dengan Tuhan. Dan gaya seseorang beriman sebanding dengan gaya mereka berelasi dengan Tuhan. Dan gaya berelasi sebanding dengan peran yang dimainkan dalam hidup. Dan hidup seseorang adalah potret atau resonansi dari kualitas relasi atau peran yang dimainkan.
Tidak mudah memahami kata-kata ini, tetapi yang mau dikatakan bahwa cara hidup kita akan menentukan cara Tuhan masuk mengambil peran yang sentral atau tidak dalam hidup. Sabda Tuhan hari ini setidaknya memperjelas gaya hidup macam apa yang perlu kita mainkan agar apapun yang kita harapkan dalam hidup dapat tercapai.
Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu :Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, carilah, maka kamu akan mendapat, ketoklah maka pintu akan dibukakan bagimu. Setiap orang yang meminta, menerima, dan setiap orang yang mencari,mendapatkan dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan”
Kegigihan kita untuk meminta kepada Tuhan jika disertai oleh iman dan kasih yang besar = kegigihan kita membentuk dan memformat diri untuk terkabulnya doa itu. Jadi yang mengabulkan doa sepenuhnya adalah kuasa dan kasih Tuhan. Namun Tuhan bekerjanya lewat kegigihan kita untuk mewujudkannya dengan membentuk diri seperti selaras dengan intensi doa yang kita minta. Tuhan tidak bekerja lewat batu, angin, badai, tetapi kuasa Tuhan bekerja lewat hubungan yang mendalam disertai dengan keterbukaan hati, budi, rasa, dan tubuh kita secara penuh. Maka jika kita berdoa namun tubuh kita malas, hati kita tertutup, pikiran kita terpecah dan gaya hidup kita tidak menyesuaikan dengan gaya yang ingin Tuhan kabulkan maka apa yang kita minta tak akan terpenuhi. Sebaliknya Tuhan bekerja dalam hati yang terbuka hingga apa yang kita minta akan jauh terpenuhi dan terlampaui bahkan dari apa yang kita harapkan.
Maka doa kita semestinya selaras dengan gaya hidup kita dan atau sebaliknya. Semoga dengan inspirasi Injil hari ini, kita tidak akan pernah menggerutu pada Allah manakala doa kita tidak terkabul, bisa jadi Tuhan sedang bekerja membetuk diri kita terlebih dahulu, supaya doa kita pantas menjadi nyata dalam hidup kita. Dan sebaliknya hidup kita sepotret dengan resonansi doa kita. Semoga hati kita tidak gelisah jika doa kita tidak terkabul, tetapi gelisah manakala hidup kita terpisah jauh dari Allah. Sebab jika kita dekat dengan Allah maka doa kita tidak akan jauh dari kehendak dan resonansi Allah dalam hidup kita. Semoga hati kita makin damai sehingga tanpa kita doakan harapan harapan kita makin nyata mengalir sebagai buah dari harapan yang tidak mengecewakan.
Contemplating
Marilah kita heningkan kecenderungan hidup kita yg malas dan menghalangi doaku terkabul.
Actuating
Sikap dan
perilaku apa yg perlu mulai kuubah agar doaku terwujud.
Reflecting
Marilah kita bersyukur karena kuasa Tuhan telah bekerja sebelum doaku terkatakan.
Praying
Tuhan berlah aku kedamaian hati untuk sanggup menerima apapun dalam hidup yg tidak bisa diubah. Dan berilah keberanian untuk mengubah hal yg bisa kuubah. Sehingga kuasaMu bekerja melampaui keinginan doaku. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

