SECERCAH HENING
Kamis, 29 Agustus 2024
Mrk 6: 17-29
Kata Yohanes kepada Herodes :”Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu! “.
Apabila Herodes mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang ambing, namun ia senang juga mendengarnya karena Yohanes adalah orang yang benar dan suci.
Setiap orang sesungguhnya dipanggil untuk hidup benar dan suci untuk mewartakan kebenaran. Kebenaran yang dimaksud adalah kebenaran yg bersumber dari Tuhan sendiri. Setiap jaman selalu muncul tokoh-tokoh yang bersemangat profetis menyerukan pertobatan dan kebenaran.Yohanes yang kita rayakan kematiannya hari ini adalah model saksi Allah di tengah dunia yg penuh kebencian. Kematiannya memang sangat tragis sebagai bayaran yang tak ternilai untuk sebuah perjuangan kebenaran. Meski bagi Herodes pengorbanan ini tidak mengubah dan berpengaruh apapun bagi kehidupannya namun bagi umat beriman sebangsanya perjuangan St. Yohanes menjadi sebuah obor yang menjadi penerang bagi perjuangan kebenaran dan bagi kita dilapangkan jalan untuk bisa menyiapkan kedatangan Yesus ke dunia. Tanpa kehadiran Yohanes yg melapangkan jalan rahmat bagi kita, bisa jadi hadirnya Yesus terhambat oleh dosa. Maka kebenaran selalu berbuah membebaskan, kebebasan yang ditemukan dari bilik keheningan dan ruang kontemplasi. Kita bisa merefleksikan pengalaman Herodes, ketika dia memilih jalan yg tidak benar, hatinya selalu terombang ambing oleh suara kegelisahan karena kesalahan yg telah diperbuatnya. Semoga teladan hidup St. Yohanes memberanikan kita menyuarakan dan melakukan kebenaran dalam level apapun, supaya hidup kita dibebaskan dari belenggu dan dosa yang menghambat keselamatan kita.
Contemplating
Hening…… Hadir penuh dihadirat Tuhan. Tarik nafas perlahan. Sadari setiap tarikan nafas adalah saat menimba belas kasih Tuhan. Biarkan Tuhan mengisi ruang batin kita.
Actuating
Membiasakan diri hidup dengan kekuatan dari energi yg ditimba dari kerahiman Allah yang berbelas kasih.
Reflecting
Apakah aneka peristiwa hidup, telah mengajariku untuk makin hidup dalam kebenaran
Praying
Allah Bapa kami, berilah kami hati yang damai, agar kami mampu melakukan dan menyuarakan kebenaran dimanapun kami berada. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP
