SECERCAH HENING
Selasa, 7 Maret 2023
“Mindfulness”
Mat 23: 1-12
Menghirup nafas kesadaran,
Saat mundur dan melambat,
Heningkan diri dalam titian jalan.
Menetap lekat sbg pemberian.
Buka mata tuk liat keajaiban,
Melumat bibir ciptakan penghiburan,
Dengar tiap sisi dlm keterbukaan,
Gapai hidup di rumah kerahiman.
Kadangkala kehidupan ini hanya butuh mata untuk melihat kebaikan di tengah kelamnya suasana. Bibir yg senantiasa mengucap kata syukur, penghiburan di tengah suara kritik yg mematikan.Hati yg hening di tengah hiruk pikuk desingan kemajuan. Hati yg lembut utk memeluk aneka kerapuhan diantara kekerasan. Pundak yg kekar untuk tempat bersandar di arus pengampunan di antara kebencian. Hingga kata-kata Yesus dalam Injil hari ini memberi makna baru untuk kehidupan :
“ Barang siapa ingin menjadi yang terbesar hendaklah ia menjadi pelayanmu dan siapa yang meninggikan diri, ia akan direndahkan, dan siapa saja yg merendahkan ia akan ditinggikan”.
Sabda ini memberi siluet di tengah arus media yg kadang keras. Saatnya kita harus membangun hidup hidup dengan kesadaran penuh (mindfulness) perlu sejenak mundur dan melambat mengambil saat jeda untuk bisa memaknai kehidupan ini. Apa yg seharusnya di kejar justru pada titik tertentu harus kita hindari manakala kita ingin menemukan makna yg lebih dalam. Jalan kekudusan yg ditunjukkan oleh Yesus adalah jalan perendahan yang berlawanan dengan jalan orang Farisi. Gaya kehidupan yg diharapkan Yesus bagi kita adalah gaya atau potret kehidupan yg mengutamakan kesejatian mengelola hidup dari kedalaman dan kesadaran. Dimana memberi kesaksian hidup tidak hanya melalui kata-kata saja tetapi, dari jati diri dan gaya hidup melalui pemahaman iman yg benar, diwujudkan dalam tindakan nyata, dibiasakan terus menerus secara konsisten, selanjutnya menjadi wellbeing atau menjadi jati diri. Saatnya mengubah perilaku kita sendiri ke arah pembiasaan hidup yg selaras dengan kehendak Tuhan. Selarasnya kata dan tindakan yg baik. Saatnya membuat perubahan perilaku yg positif. Sehingga jika umur makin tambah, tahun pertobatan juga makin tambah, maka item perubahan dalam hidup juga makin bertambah. Jika demikian maka jalan kekudusan kita makin tambah usia akan makin jelas. Dan semoga hari inipun akan terjadi satu perubahan kecil mulai kita lakukan dengan sukacita dalam hidup kita.
Biarkan Tuhan turut menenun langkah-langkah kecilmu untuk berubah menjadi baik lewat kata dan sikapmu.
Contemplating
Mari kita memandang secara utuh hati, budi, jiwa raga dan seluruh diri kita apakah kata dan tindakan kita telah sesuai dengan keyakinan dan cara pandang Allah…
Actuating
Habitual apa yang perlu kita biasakan dan ubah agar kata-kata kita sesuai dengan tindakan dan gaya hidup kita?
Reflecting
Apakah kebiasaanku tiap hari telah menunjukkan perubahan dari buah pertobatanku?
Praying
Allah Bapa kami, berilah kami iman yang kuat, harapan yang teguh, cinta yang berkobar agar hidup kami dapat memberi kesaksian yang nyata tentang besarnya kasihMu kepada kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
Salam Veritas
Tuhan memberkati
Sr. Albertine, OP
