SECERCAH HENING “Panggilan Menuju Integritas Hidup”

Mat 15 : 1-2.10-14

Panggilan menuju Integritas Hidup

Mengulum lembut ketulusan
Membuat cinta bertahan
Berjuang utk sebuah kekudusan
Integritas diri jadi pilihan

Kekudusan tidak diukur pertama-tama oleh banyaknya praktik keagamaan, melainkan oleh hati yang diubah oleh rahmat Allah. Tradisi, aturan dan praktik religius memiliki nilai luhur bila mengantar orang kepada kasih, kebenaran dan kedekatan dengan Allah. Sebaliknya jika semuanya menjadi formalitas tanpa pertobatan batin, maka orang dapat tampak saleh tetapi jauh dari Allah. Kita dipanggil untuk berani membina integritas agar kedewasaan batin menuntun kita pada pilihan hidup dalam kedalaman bukan sekedar formalitas.
Seperti dikisahkan dalam Injil hari ini.Orang-orang Farisi dan ahli Taurat bertanya kepada Yesus:

” Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan”. Jawab Yesus: “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dri mulut, itulah yang menajiskan orang”.

Tradisi hidup dibuat agar hidup bersama berkembang dalam keutamaan hidup yang memudahkan kita hidup selaras dengan kehendak Tuhan. Namun jika tradisi itu menghalangi secara esensial hubungan kita dalam memenuhi tuntunan Tuhan maka layak diabaikan. Yesus mengajari kita bagaimana memilah dan memilih pola perilaku yang berkenan dihadapan Allah dalam menjalankan tradisi hidup. Semestinya jika hidup kita makin selaras dengan jalan yang dikehendaki Allah setidaknya akan mudah hidup sepadan dengan tradisi kehidupan sosial. Karena jalan Allah bersifat universal dan bukan sekedar menuntun pada keutamaan hidup tetapi pada keselamatan. Semoga dengan inspirasi sabda hari ini kita makin setia mengutamakan ketulusan hidup.

Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga, rasa dan kehendak kita untuk sejenak berlabuh dalam keheningan.

Actuating
Membiasakan diri untuk memiliki pola dan gaya hidup yg mengalir dari kedalaman dan kekayaan saat berlabuh dalam rahmat Tuhan.

Reflecting
Apakah aneka peristiwa hidup, telah mengajariku untuk makin terbuka hidup selaras dengan jalan Tuhan.

Praying
Allah Bapa kami, berilah kami hati yang damai, agar semakin setia mengikuti jalan perintah-Mu, dan membangun pola hidup dan keutamaan yang menyejahterakan dan menyelematakan seturut dengan jalan perintah-Mh.Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *