Kamis, Paskah Ke IV 30 April 2026
Yoh 13 : 16-20
“Tapal Batas”
Terpagut rasa cinta,
Tergerus pengkhianatan yg mendera,
Bukti tapal batas manusia,
Cinta tetap membiarkannya ada.
Pelukan mengiris luka,
Pengampuan tak berdaya,
Hingga salib membuka mata,
Penyesalan pada akhir masa.
Hari ini bersama Gereja kita memperingati Santo Pius ke V Paus. Dikenal sebagai paus pembaharu sebagai Dominikan ia memperkokoh ajaran Katolik, dan mempromosikan devosi Rosario dan menetapkan format doa rosario yang kita kenal sampai saat ini. Totalitasnya membawa pembaharuan bagi Gereja dan keselamatan bagi jiwa jiwa, meski dalam perjuangannya tidak selalu mudah.Cinta dan pengkhianatan adalah dua sisi sebuah kesetiaan dimatangkan. Namun bagi hati yang mencintai Tuhan, sebesar apapun halangan untuk berpaling, tak akan menggeser satu incipun untuk tetap setia dan memuji kemuliaanNya.
Seperti dalam perikop Injil yang kita renungkan hari ini sangat singkat. Dan lebih merupakan kesimpulan dari makna pengajaran iman dan sekolah kasih yang dilakukan Yesus kepada para murid tentang totalitas pemberian diri melalui teladan pembasuhan kaki. Pembasuhan kaki bukan melulu hanya demi sebuah makna pelayanan. Tetapi ekspresi dari manifestasi cinta dan undangan keselamatan yang ditawarkan Yesus. Peristiwa ini tidak akan bermakna tanpa setiap orang mengalami dicintai namun meski demikian tetap saja ada pengkhianatan.
“Orang yang makan roti-Ku telah mengangkat tumitnya terhadap Aku”.
Misi kasih Yesus tetap jalan terus, meski Dia tahu ada pengkhianatan mengiringi langkah misiNya. Namun dari situlah makin jelas bagi kita, betapa besarnya kasih Allah yang takkan surut oleh pengkhianatan dan penolakan. Moga dengan inspirasi Sabda ini, kita makin teguh untuk tetap setia mengimani Yesus, dan hidup makin menyerupai semangatNya dalam living Gospel.
Contemplating
Marilah kita memperluas ruang keheningan dalam hati kita.
Actuating
Pola hidup apa yang perlu kubiasakan untuk makin setia dan berjuang melampaui rintangan.
Reflecting
Apakah hidup keseharianku, telah gigih untuk setia pada rahmat?
Praying
Yesus, Engkaulah andalanku, buatlah agar saat-saat kekeringan hidupku menjadi kesempatan untuk makin dekat mengandalkanMu. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine, OP

