Hidup Adalah Pilihan

SECERCAH HENING
Sabtu, 25 Februari 2023

Luk 5:27-32

“Hidup adalah Pilihan”

Pilihan lahir dr kesunyian,
Tatap lekat d kelembutan
Ikat kuat siluet kebaikan
Keutamaan dlm pelukan.

Jangan ragu membuat pilihan yang lahir dari keheninganmu yang lembut, karena dari padanya engkau akan gigih memaknainya.
Pilihan sikap setiap orang berbeda. Pilihan itu juga seringkali menentukan kualitas seseorang. Ada yg menyikapi aneka persoalan besar dengan ‘simple action’, ada yg panik, ada yg ‘keep calm’. Ada yg menyikapi situasi buruk dengan jenaka, riang ‘cool’. Demikian juga ada orang yang sikapnya sangat peka atau sensitif dengan kelemahan orang lain. Cara pandang dan hatinya peka dalam menemukan kekurangan dan kelemahan orang lain sebagai fokus. Peristiwa seluhur apapun tetap dipandang dari sisi negatif.Hal itu persis sama dengan orientasi sikap kaum Farisi. Tak heran ketika Yesus makan bersama pemungkut cukai membuatnya sangat jengah dan bertanya kepada para murid:

“Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa? ” Yesus mendengarnya dan berkata: ” Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit “.

Berbeda dengan Yesus, Orientasi hidupNya adalah belas kasih the Man of mercy . Setiap pilihan nilai, sikap, dan tindakan Yesus selalu berorientasi pada belas kasih dan keselamatan. Keduanya adalah pilihan. Sikap mana yg akan kita pilih dalam memandang realitas adalah pilihan yg dipengaruhi oleh kebesaran hati dan keterbukaan budi dibentuk oleh rahmat. Dan rahmat Allah akan menguasai hati seseorang atau tidak ditentukan oleh seberapa lunak seseorang dibimbing oleh Roh Allah, sehingga mampu melihat hal yg baik dalam segala sesuatu. Dan segala sesuatu memberi makna kebaikan. Maka melalui sabda ini kita diajak untuk berefleksi sejauhmana pilihan sikap kita dalam memandang setiap realitas dengan mata yg baik atau mata yg buruk adalah pilihan nurani yg mencerminkan keterbukaan dan kedekatan kita Tuhan. Semoga mata hati dan batin kita makin peka dan matang untuk melihat segala sesuatu dengan kacamata rahmat yg membawa kebaikan. Mari berani untuk beranjak membuat pilihan terbaik dan melakukannya karena tangan Tuhan akan turut bekerja dan menyempurnakannya bagi hati yg berani memulai langkah pertama.

Contemplating
Marilah kita mengheningkan seluruh indera kita agar makin peka melihat kebaikan dalam segala sesuatu.

Actuating
Pola hidup apa yang perlu kubiasakan atau kuubah agar makin peka membuat pilihan sikap yg tepat selaras dengan bimbingan Roh.

Reflecting
Apakah hidupku banyak ditentukan oleh gaya relasiku dgn bimbingan Allah? Ataukah banyak gaya tanpa makna hingga membuat kita menjadi pribadi yg penuh complain.

Praying
Allah Bapa kami, lembutkanlah kekerasan hati kami, agar hati dan jiwa kami mudah dibentuk oleh kuasa Roh-Mu, sehingga kami mampu melihat segala sesuatu seturut dengan kehendak-Mu.Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *