SECERCAH HENING
Minggu, 15 Januari 2023
Yoh 1 :29-34
” Look at Him”
Pandanglah Dia,
Rasakan getaran-Nya,
Pandanglah Dia,
Samakan rasa dengan kehendak-Nya.
Ada ungkapan jatuh cinta pada pandangan pertama. Betapa dahsyatnya kekuatan indera untuk bisa melihat, yang dari padanya mampu mengubah respon dan tanggapan yg kompleks. Kemampuan melihat seringkali kebenarannya melampaui kekuatan indera lain. Meski seseorang bisa mendengar, merasakan, mencium, meraba namun jika tidak bisa melihat seringkali apa yg dirasakan tidak terbukti dengan akurat. Dari kemampuan melihat inilah bisa memberi pencerahan dan mengubah keadaan dengan sangat luar biasa. Maka kemampuan melihat inilah dijadikan pengalaman yg bagus untuk bersaksi. Seperti dalam kitipan Injil hari ini.
“Aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah”.
Dalam perikop yg singkat ini, kata melihat disebut 4 kali. Kata melihat begitu penting dalam mengimani Yesus sebagai putera Allah. Yohanes sendiri sebagai tokoh besar dalam perjanjian baru memperkenalkan siapa Yesus bagi para murid tidak dengan kata-kata hikmat yg meyakinkan tetapi cukup dengan :
“Lihatlah Anak domba Allah, yang mengapus dosa dunia…”.
Kata melihat tidak hanya dimaksudkan menyaksikan dengan indera penglihatan tetapi dengan mata hati, kedalaman budi dan kontemplasi. Kemampuan melihat Allah bisa dijadikan saat memperoleh daya linuweh sehingga orang secara otomatis akan diubah seluruh kesadarannya. Maka tak heran teolog besar Thomas Aquinas kemampuan melihat atau memandang Allah. Sama dengan kemampuan berkontemplasi. ‘seing God in allthing, allthing in God’ melihat Allah dalam segala sesuatu dan segala sesuatu dalam Allah. Kata melihat dalam kesaksian Yohanes ini mengajak kita untuk berani melihat rencana Allah dalam kehidupan kita riil. Hingga seburuk apapun situasi hidup yg kita hadapi ketika ditempatkan dalam konteks melihat rencana Allah di dalamnya, maka kita bisa menyikapinya menjadi lebih ringan dan bermakna. Semoga dalam segala sesuatu,mata hati kita makin dipertajam untuk boleh melihat Allah dalam aneka peristiwa setiap hari.
Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga,rasa, hati, budi dan hati untuk melihat kehadiran Allah dalam hidup kita.
Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan dan kuubah untuk makin peka melihat rencana Allah dalam hidup kita yg riil.
Reflecting
Semangat pembaharuan apa yg akan saya wujudkan mulai hari ini, agar mampu melihat Allah dalam diri sesama yg kita jumpai.
Praying
Allah Bapa yg maha kasih, berilah kami hati yg damai, budi yg jernih dan iman yg kuat, agar kami mampu melihat Engkau dalam segala sesuatu dan segala sesutu dalam Engkau. Hingga sepanjang hidup kami layak menjadi rangkaian kebersamaan dengan lehadiran-Mu.
Karena Kristus Tuhan kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP
