Perjalanan Spiritual

SECERCAH HENING
Sabtu, 20 Mei 2023

Yoh 16 : 23b – 28

“Perjalanan Spiritual”

Merindu di bentangan waktu,
Mengharap sesuatu yg tak tentu,
Oase sejukMu ada di sudut senjaku,
Bersabar sampai tiba WaktuMu.

Terbentang luas jarak waktuMu,
Jenuh memeluk ikat janjiMu,
Mendamba saat hadirMu,
Oase sejuk airi tandusnya jiwaku.

Mengenang saat saat terindah menyalakan lilin-lilin kecil berjajar rapi di pagi hari, di sudut Gereja tua. Pertanda bahwa sekian orang telah mendahului dan khusuk berdoa di pagi itu. Sebuah oase romantisme merindu Tuhan. Sepanjang hari pasti akan sama dengan hari kemarin, kesulitan, kepenatan, juga mungkin sama akan menghampiri hari kita. Perjumpaan dengan orangpun akan sama. Namun manakala doa mengawali langkah, maka semua hal akan lebih bermakna dan dijalani dengan ringan. Demikian setiap hari kita berdoa bukan hanya memohon untuk menjalani hari tanpa rintangan, tetapi doa menjadikan hari demi hari menjadi perjalanan spiritual, yang merupakan perjalanan perpengenalan terhadap Allah dalam realitas hidup. Sebagaimana Yesus bersabda :

“Pada hari itu kamu akan berdoa dalam namaKu. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah”.

Doa kadang berdaya, bukan seberapa besar kita membutuhkan Tuhan dengan doa doa kita yg terkabul. Tetapi seberapa kuat ikatan batin kita dengan Tuhan, bukan soal meminta dan memberi. Tetapi sebuah relasi yg saling mengada.
Semoga makin hari kita makin mampu mendasarkan hidup pada kuasa doa, agar usaha dan karya kita, dapat kita jalani dengan penuh makna sebagai persembahan bagi Tuhan. Doa tentu tidak mengubah kegagalan menjadi keberhasilan tetapi kalaupun tetap gagal kita masih punya semangat untuk bangkit dan berjuang dengan penuh harapan. Semoga karena kuasa doa, kita mampu menjalani hari-hari hidup sebagai perjalanan spiritual. Secara khusus pada masa wabah Covid-19 ini, saatnya memberi waktu lebih intens untuk berdoa dan menjalin relasi intim dengan Tuhan dengan penuh rasa.Tidak ada doa yg tidak terkabul, yang ada adalah Tuhan memberi apapun yg kita minta, sesuai waktu terbaik, selaras dengan kehendak dan rencana Tuhan. Jadi yg menentukan terkabulnya doa-doa kita, sepenuhnya bukan pada kebutuhan kita, tetapi sesuai waktu Tuhan. Kita hanya diminta untuk percaya. Hingga makin banyak dan mendalamya doa kita kepada Allah, membuat kita makin mudah mempercayakan diri kita kepada Allah.
Jangan gelisahkan hatimu manakala doa dan harapanmu belum terkabul. Karena sesungguhnya Tuhan tengah menyiapkan waktu terbaik, agar kamu siap menerima anugerah yg engkau harapkan secara mengagumkan.

Contemplating
Marilah kita membenamkan diri dalam keheningan untuk merasakan pengalaman doa sebagai saat berjumpa dengan Allah.

Actuating
Belajar membiasakan diri mendasarkan hidup dalam kuasa doa.

Reflecting
Belajar memaknai hidup, dengan menjadikan sepanjang hari ini adalah ucapan syukur dan doa.

Praying
Yesus Tuhan, ajarilah kami makin bertekun dalam doa, hingga hidup kami merupakan rangkaian doa dan terwujudkan dalam karya dan bakti kami kepada sesama. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine,OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *