Secercah Hening : The Angel

SECERCAH HENING
Selasa, 12 Agustus 2025

Mat 18: 1-5.10.12-14

“The Angel”

Terlahir untuk suci,
Hati kian tulus & murni,
Melayani tiada henti,
Mengabdi untuk surgawi,

Hari ini secara fakultatif Gereja memperingati St Fransiska dari Chantal. Ia lahir di Perancis pada tahun 1527. Pendiri Ordo Visitasi Maria bersama St. Fransiskus de Sales. Dalam hidupnya selalu berusaha menjawab gerak batin terdalamnya: ” Bagaimana jika aku membuka diri untuk lebih melakukan belas kasih dalam hidupku ?”. Maka seboyan hidupnya adalah : ” Cintailah Tuhan dan sesamamu”. Maka dalam ordo yang didirikan ia berfokus melayani anak-anak terlantar, usia lanjut dan orang-orang yang membutuhkan belas kasih. Ia identik sebagai malaikat tak bersayap bagi orang – orang yang ditolong karena kemiskinan esistensial.

Apa yang dilakukan oleh St. Fransiska ini selaras dengan pesan Injil hari ini. Yang melindungi anak kecil melalui peran malaikat. Malaikat identik dengan kasih dan kebaikan. Kita memang tidak pernah tahu apa dan siapa malaikat itu, tetapi kita menyadari dan mengalami peran mereka dalam kehidupan kita. Tetapi yang lebih menarik Yesus menghubungkan malaikat dengan anak kecil seperti dalam injil hari ini:

“Ingatlah jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu ada malaikat mereka di surga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di surga”.

Ketika bicara anak kecil Yesus mengingat bahwa ada malaikat mereka di surga. Anak kecil adalah lambang pribadi lemah, tak punya kekuatan, kemandirian dan kuasa atas dirinya tetapi yang terbuka, alami dan antusias menyambut Allah. Dari merekalah Tuhan menjamin perlindungan dari malaikat di surga. Apakah jika demikian kita orang dewasa tidak ada jaminan perlindungan malaikat? Tentu yang dimaksud tidak demikian. Bahwa dalam pergumulan hidup kita juga sering mengalami titik terendah kehidupan, dimana kita mengalami situasi sulit, tak berdaya, lemah, terpuruk, putus asa, kehilangan harapan, hidup seakan kelam dan jalan buntu, kita merasa bukan hanya seperti anak kecil tetapi bahkan seperti bayi yang tak berdaya menghadapi goncangan hidup yang keras.

Namun apakah kita berani terbuka seperti yang dikisahkan dalam Injil? Terbuka pada kemahakuasaan Allah yang sanggup mengutus malaikatnya dari surga? Apakah kita juga berani percaya bahwa kitapun juga ada malaikat untuk menjaga kita dari surga? Semoga dengan makin percaya pada Yesus melalui sabda-Nya hari ini, kitapun makin diperteguh untuk percaya akan pendampingan malaikat dari surga untuk kita. Dan lebih dari itu kitapun juga diharapkan menjadi malaikat yang lain bagi siapapun yang lemah seperti anak kecil seperti teladan St. Fransiska de Chantal.

Contemplating
Marilah kita heningkan hati, budi, jiwa raga, rasa, agar makin menyelami dan mengosongkan diri agar dikuasai oleh Allah dan para malaikatNya.

Actuating
Pola hidup macam apa yang perlu kubiasakan agar makin terbuka dibimbing oleh malaikat dalam hidup sehari hari.

Reflecting
Apakah aneka peristiwa hidup, telah mengajariku untuk makin terbuka dan siap dibimbing oleh Roh kebaikan yaitu malaikat utusan Tuhan.

Praying
Allah Bapa kami, berilah kami rahmat-Mu agar kami makin terbuka dan hidup apa adanya seperti anak kecil agar kami hidup menurut bimbingan malaikat dan layak memasuki Kerajaan-Mu kelak. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine, OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *