Dream Maker

SECERCAH HENING
Kamis, 19 Januari 2023

Mrk 3: 7-12

“Dream Maker”

Menerobos kemustahilan
Meliakliukan masadepan
Gerak penuh daya tahan
Menggempur kemalasan

Berlari menebas jejak,
lompati aneka titik batas,
Merenda aneka peluang
Sukacita diujung langkah

Bayang senja temaram,
Tak surut jarak pandang,
Menggenggam harapan
Gapai Sang kerinduan.

Hidup tanpa impian, ibarat sayur tanpa garam. Impian memberi rasa dan warna dinamis dalam hidup, karena ada sesuatu yg ingin diraihnya.Apakah yg sesungguhnya kita impikan dalam hidup ini ?, Kebahagiaan ? kesehatan ? kenyamanan ? Kepastian hidup ? Status ? kekayaan ? Sukses ? Ketenaran ? bagaimana jika semua itu tak kunjung kita dapatkan sampai batas toleransi kita untuk menggapainya ? Bagaimana jika yg terjadi malah sebaliknya ? Sakit yg tak kunjung sembuh, hidup yg senantiasa dihimpin oleh aneka kesulitan, kenyamanan jauh dari jangkauan, kemiskinan senantiasa mengintip tiap saat, kegagalan,galau yg tak berujung, hidup yg tak pernah merasa cukup ?. Injil hari ini sedikit memberi jawabanya. Manakala banyak orang dari aneka bangsa dan bahasa mencari Yesus yakni :

Banyak orang dari Galilea ,Yudea,Yerusalem,Idumea dan seberang Yordan dan dari Tirus dan Sidon datang untuk mengikuti Yesus sesudah mereka mendengar segala yg dilakukannya….bahkan bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur dihadapan-Nya dan berteriak:”Engkaulah Anak Allah”.

Mereka yg mengikuti Yesus karena impian mereka terpenuhi dengan ekspektasi yg beraneka ragam.Namun pada satu titik, akhirnya hanya ada satu yg layak dan mesti dicari dan dikejar, bukan harta, bukan kuasa, bukan tahta tetapi a
Yesus yang punya segala kuasa (menyembuhkan, membangkitkan, menguatkan) Apakah kita juga punya impian untuk menemukan
Tuhan ? Atau kita hanya terus menerus mancari kekayaan dan lupa Tuhan ? Maka
sesungguhnya kita adalah orang yg terberkati jika kita masih ada rindu untuk mencari-Nya. Setidaknya manakala kita juga tidak bisa mendapatkan harta kekayaan seperti yg kita impikan, setidaknya kita bisa menemukan Tuhan dalam hidup ini. Mungkin ketika kita telah menemukan Tuhan keadaan kita tetap sakit, tetap miskin,tetap tidak sukses dan tidak tenar namun cara kita memandang kehidupan akan menjadi lebih jernih,lebih damai,lebih sejuk, lebih bersemangat. Hingga kita dikuatkan untuk mengatasi semua persoalan hidup sebagai orang yg terberkati dan jika demikian maka yg bekerja atas diri kita bukan diri kita yg manusiawi dan rapuh tetapi rahmat Tuhan yg turut bekerja dan menyelesaikannya.Marilah seperti bangsa terpilih terus mencari Tuhan dalam segala sesuatu tetapi lebih-lebih didalam hati. Jangan lelah berjuang untuk menggapai impian bersama dan untuk Tuhan. Jika kelelahanmu sampai batas, biarkan pundak Tuhan yg kuat menopangmu,
dan jari jemari Tuhan menuntunmu sampai ke impian abadi.

Contemplating
Marilah kita heningkan jiwa, raga, rasa dan seluruh diri agar mampu menyelami samodera kasih Allah.

Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan agar makin terbuka dan mampu mengenali kehadiran Tuhan dalam segala sesuatu.

Reflecting
Apakah aneka pengalaman sulit telah mengajariku makin peka bahwa Allah mengasihi kita dan menarik kita makin bertumbuh dalam kedewasaan kasih.

Praying
Allah Bapa, berilah kami rahmat-Mu agar makin tenang dan matang dalam menyikapi setiap tekanan kehidupan dengan terus berani mencari kehendak Tuhan dalam segala sesuatu. Demi Kristus Tuhan kami Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *