FLS3N 2025 : Ajang Kreativitas Siswa Berbakat

FLS3N 2025 : Ajang Kreativitas Siswa Berbakat

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 telah dimulai, dan siswa-siswa dari Yayasan Santo Dominikus Kantor Cabang Yogyakarta tepatnya dari unit SMP Joannes Bosco Yogyakarta (SMP JB) telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka dalam berbagai lomba.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang tiga siswa SMP JB yang turut berpartisipasi dalam lomba: Menulis Cerpen, Menyanyi, dan Mendongeng.

Ketiga siswa tersebut adalah:

  • Alicia Belva Susilo
  • Aurelia Nadine Rukmana
  • Gea Bintang Adonia

Lomba Menulis Cerpen: Alicia Belva Susilo

Alicia Belva Susilo dari kelas 8 Happiness SMP JB dengan panggilan akrabnya Belva telah terpilih untuk mengikuti lomba menulis cerpen dalam FLS3N 2025.
Belva membuat cerpen dengan judul “Homo Sapien” oleh dewan juri diberi waktu selama 4 jam, ditulis secara langsung di tempat yaitu di SMP Taman Dewasa. Belva sebagai peserta dari SMP JB. Belva didampingi oleh guru pendamping Ibu Valentina Rizki Febrianti, S.Pd.

Lomba Menyanyi: Aurelia Nadine Rukmana

Aurelia Nadine Rukmana adalah siswa dari kelas 8 Responsibility SMP JB telah terpilih untuk mengikuti lomba menyanyi dalam FLS3N 2025. Aurelia menyanyikan lagu “Cinta untuk Mama”. Adapaun tempat pelaksanaan lomba di SMA UII Yogyakarta. Lomba ini diikuti oleh 41 peserta dari berbagai sekolah. Aurelia didampingi oleh guru pendamping, Bu Prima Marturia, S.Pd.

Lomba Mendongeng: Gea Bintang Adonia

Gea Bintang Adonia dengan panggilan akrabnya Gea adalah siswa dari dari kelas 7 Peace SMP JB telah terpilih untuk mengikuti lomba mendongeng dalam FLS3N. Gea membuat cerita dengan judul “Tiket Menuju Negeri Mimpi” yang merupakan karya sendiri. Lomba ini diikuti oleh 34 siswa dari berbagai SMP se-Kota Yogyakarta yang dilaksanakan di SMA UII Yogyakarta. Gea didampingi oleh guru pendamping, Laurentius Risma Wendika Putra, S.S. dan berharap dapat menampilkan kemampuan terbaiknya.

Adapun Tujuan dan Manfaat FLS3N 2025 adalah :

  • Menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya.
  • Membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.
  • Menyiapkan generasi muda yang berkualitas, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ketiga jenis lomba tersebut dinilai oleh 3 orang juri dari Dinas Pendidikan.
Hasil lomba belum keluar dan akan diumumkan besok.

Momen yang Berkesan

Meskipun tidak dapat mengambil foto langsung karena guru pendamping tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan lomba, mereka berharap dapat melihat dokumentasi panitia nantinya.

Semangat dan Harapan

Dengan demikian, FLS3N 2025 menjadi ajang yang sangat penting bagi siswa-siswa berbakat seperti ketiga SMP JB memiliki semangat dan harapan yang besar untuk dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dalam lomba ini. Dengan dukungan dari guru dan sekolah, mereka percaya bahwa mereka dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan membanggakan.
Mari kita dukung peserta dari SMP Joannes Bosco dan seluruh peserta FLS3N 2025 serta mengikuti perkembangan berita selanjutnya.

Salam Veritas dan Sukses selalu.

-Bu Ninuk-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *