Give Thank

SECERCAH HENING
Minggu, 8 Januari 2023

Mat 2:1-12

” Give Thank”

Hadir-Mu mengundangku
Bintang-Mu menerangiku
Wajah-Mu mbelokanku
Menemukan jalan baru.

Emas dlm genggamanku
Kemenyan bagi pujianMu
Mur untuk kematianMu
Misteri u’ keselamatanku

BetlehemMu arah jalanku
Tunduk u’ kebengisanmu
Kedamaian pd senja bertalu,
Menuntunku bawa damaiMu

Hari ini hari raya penampakan Tuhan sering disebut Epifani atau pesta tiga raja atau para Sarjana dari Timur. Ketiganya menjadi lambang tiga keahlian dunia atau ahli perbintangan yang tengah berjuang mencari Yesus. Ketiganya membawa persembahan yg berbeda sebagai lambang pencarian dan kerinduan dunia akan hadirnya Allah dalam bayi yg lemah.
Seperti dikisahkan dalam Injil hari ini:

“Masuklah ketiga raja dari Timur yakni: Balthasar dan Melkior ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria ibu-Nya,lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya yaitu emas, kemenyan dan mur “.

Ada 2 keutamaan pokok yg bisa kita petik.

1. Kerendahan hati.
Perjalanan para Majus dalam mencari Allah bisa saja keliru atau salah jalan, hingga harus berjumpa dengan Herodes. Namun kesalahannya justru makin mendekatkan pada jalan Allah jika diterima dan disikapi dengan rendah hati, meski mereka ahli perbintangan.Bisa saja mereka ragu dalam sebuah pencarian di titik waktu. Tujuan hidup mereka jelas, menuju Betlehem, namun manakala berjumpa bayi Yesus, hati mereka diubah utk menemukan jalan baru, bukan lagi jalan yang ditinjukkan Herodes yg penuh dengan jalan kebencian. Tetapi kembali dari Betlehem meniti jalan kedamaian yang baru. Hal ini mmberi inspirasi kita, apakah setiap perjumpaanmu dengan Yesus, juga mampu mengarahkanku pada semangat hidup yang baru seturut jalan yang ditunjukkan Allah?.

2. Sikap syukur
Sikap syukur yg ditunjukkan secara menonjol adalah dengan memberikan persembahan paling berharga dalam hidup yakni :

Emas:
Lambang persembahan hanya untuk seorang raja. Maka Yesus diakui sebagai raja segala raja. Dan secara khusus diberi tempat khusus untuk merajai hati kita. Hingga hanya Yesus saja yg boleh memguasai seluruh hidup kita bukan raja raja mecil yg lain.

Kemenyan :
Lambang persembahan bagi Kristus sebagai imam agung, yg layak disembah dan dipuji dengan dupa dan wangi wangian. Apakah hidupku juga telah menjadi persembahan yg pantas bagi Tuhan, lewat pekerjaan, tindakan, perkataan dan setiap pilihan bebas hidupku ?.

Mur:
Lambang persembahan bagi seorang yg akan mati yakni Kristus yg menebus dosa manusia dengan kematianNya. Apakah aku juga telah menyiapkan bekal perjalanan yg wangi bagi jiwaku untuk saat kematianku nanti, dengan hidup yg makin berkenan di jalan Tuhan yg benar. Ataukah aku masih sibuk dengan jalan yg kupilih sendiri tanpa penyertakan Tuhan ?.

Sikap syukur give thank nampaknya menjadi sikap dasar dari para Majus dibuktikan dengan membawa emas, kemenyan dan mur.
Hal ini sangat berbeda dengan kita. Mencari penampakkan Tuhan kemana-mana ujung ujungnya bukan makin bersyukur atas hidup memberikan persembahan terbaik bagi Tuhan tetapi meminta dan terus meminta dalam doa doa kita. Hingga penampakkan Tuhan ditempatkan selayaknya sinterclaus yg terus diminta hadiah dan pengabulan doa kita. Semoga dengan teladan para majus ini kita berani mengubah pola relasi kita dengan Tuhan. Bukan lagi hanya meminta dan terus meminta dalam aneka bentuk doa tetapi makin bersyukur dengan rela memberikan persembahan terbaik bagi Tuhan dan Gereja-Nya. Dengan hidup baik bagai emas murni, menghayati hidup dengan tulus dan kudus sebagai persembahan yg harum mewangi dan siap memikul salib kehidupan dengan tabah sebagai jalan penebusan.

Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga,rasa, hati, budi dan hati untuk melihat dan berjumpa dengan Yesus.

Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan dan kuubah untuk makin peka membangun sikap syukur dalam hidup.

Reflecting
Semangat pembaharuan apa yg akan saya wujudkan mulai hari ini, agar sepanjang hidupku menjadi rangkaian syukur dan memberikan persembahan terbaik bagi Tuhan dan sesama.

Praying
Ya Tuhan jadikanlah kami murid-murid-Mu bukan sekedar mencari Engkau untuk menghunjukkan permohonan, tetapi terus berjuang mencari Engkau untuk bersyukur dan memberikan persembahan terbaik bagi-Mu dan sesama. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *