SECERCAH HENING
Kamis, 15 Juni 2023
Mat 5 : 20-26
“Integritas Diri”
Mengayuh dibentangan waktu,
Terengah engah dgn pilu,
Menatap hari dalam sendu,
Tuk gapai bintang di sudut waktu.
Tumbuh dlm pencarian yg baru,
Memaknai hari-hari sendu,
Menjadi saksi manusia baru,
Tuk menapaki surga dari jalan itu.
Hidup yang ingin digapai manusia generasi ini adalah kenyamanan, kemudahan, kepraktisan, keamanan dan kecepatan dalam banyak aspek.Suatu proses yg panjang bukanlah pilihan yg baik bagi generasi ini. Meski sebuah kematangan atau hasil deep work yg luar biasa hanya bisa dicapai melalui sebuah proses yg tidak singkat. Hal ini sejalan dengan cita-cita hidup untuk masuk dalam kerajaan Allah yang ditawarkan oleh Yesus seperti dalam Injil hari ini:
“Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan para ahli Taurat dan orang-orang Farisi, kamu tidak akan masuk Kerajaan Surga… “
Gaya hidup anggota Kerajaan Allah adalah pola hidup dengan atandar yang tinggi, yang tidak sejalan dengan standar kita yang sering memilih jalan ketiga atau celah yang mengenakkan. Namun, dibalik semua itu Yesus mengajak kita pada masa ini untuk menjadi pribadi yang memiliki totalitas. Mengikuti Dia tidak bisa setengah-setengah atau abu-abu. Yesus telah mengambil bagian cinta yang total untuk kita, maka totalitas yang sama menarik kita untuk masuk dalam manifestasiNya. Tidak mungkin memuji Allah dan membenci sesama atau melakukan tindakan yang melawan semangat kasih. Proses itu tidak mudah bagi kita, namun kerajaan Allah hanya akan terbuka bagi orang yang siap berproses menuju integritas kekudusan di jalan Yesus. Semoga oleh rahmatNya, kita sanggup menjalaninya hidup harian kita dengan totalitas kasih yg kita buktikan dengan pekerjaan kita, tutur kata kita, tindakan kita, bahkan kegagalan kita, kepedihan hidup kita, kita hayati dan kita terima dalam semangat kasih sebagai proses integritas diri kita untuk mencintai Allah.
Jangan kelamkan hidupmu, manakala mengalami sakit, kegagalan, kelesuan hidup, perpisahan, kedukaan dan pengalaman kesesakan lainnya. Karena saat itulah mungkin tengah menyiapkan masa depan yg lebih cerah. Tetaplah berteguh iman dan bersabar dalam pengharapan. Saat terindah sedang direnda Tuhan bersama dengan ketekunanmu berusaha dan kerelaanmu menerima kenyataan itu.
Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, batin kita, kita letakkan dalam kekudusan Allah agar kita memiliki detak kasih yang sama dengan Allah.
Actuating
Kebiasaan apa yang perlu kuubah agar memiliki sikap hidup yang total dalam iman dan tindakan kasih…
Reflecting
Apakah sikapku selalu mencari yang enak, nyaman, aman ataukah aku berani memilih sikap yang menyelamatkan?
Praying
Allah Bapa di surga, bimbinglah kami agar memiliki iman yang teguh harapan yang kuat dan cinta yang tulus agar boleh menikmati Kerajaan Surga. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine, OP
