SECERCAH HENING
Kamis, 5 Januari 2023
Yoh 1 :43-51
” Mari dan lihatlah!”
“Pengetahuan kita sesungguhnya hanyalah sebuah pertanyaan-pertanyaan baru, dan penemuan kita hanyalah awal dari sebuah pencarian” (Thomas Aquinas). Artinya pengetahuan kita tentang segala realitas kebenaran apalagi tentang Tuhan, tak pernah mampu menjangkau pada kebenaran yg sempurna. Pengetahuan kita tentang apapun hanyalah sebagian dari pandangan yang sudah ada sebelumnya. Semakin kita belajar tentang segala sesuatu dan mengetahui tentang segala sesuatu, seringkali kita justru ditatapkan pada pengalaman ketidaktahuan yang sempurna. Pengalaman ini rupanya juga dialami oleh Filipus, meski sudah mengalami dan menemukan Dia yg disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi yaitu tentang Yesus dari Nazareth. Ia masih belum yakin ketika bersaksi dihadapan Natanael. Dia hanya mampu berkata:
“Mari dan Lihatlah! “.
Meski belum meyakinkan ia telah mampu membawa orang berjumpa dengan Yesus. Namun hal ini berbeda dengan Natanael.Dalam Injil hari ini dikisahkan sebagai orang yg ragu. Kata Natanael:”Mungkinkah sesuatu yg baik datang dari Nazareth ?”. “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel”. Meski Natanael termasuk orang yg terpelajar, ia sulit mempercayai bahwa Yesus adalah Mesias. Baginya mustahil jika Mesias datang dari Nasareth. Namun Natanael terkejut ketika Yesus mengenalnya sebelum mereka bertemu. Perjumpaan dan pengenalan itu mengubah keraguannya menjadi keyakinan baru. Pengalaman melihat dan berjumpa membuat sebuah perubahan hidup yg tak habis ditimba dan dimengerti. Natanael yg merasa telah mengetahui tentang keberadaan Tuhan dan kota Nazareth setelah melihat dan berjumpa Yesus, membuatnya sadar bahwa apa yg telah diketahui selama ini, tak sebanding dengan yg ketahui dan dialami ketika berjumpa Yesus. Pengalaman perjumpaan itulah memgubah dan mengatasi semua pengetahuannya. Apakah hidup kita selama ini telah mengalami berjumpa dengan Yesus? Apakah relasi dan persahabatan kita dengan sesama juga telah menghantar mereka berjumpa dengan Yesus juga?.
Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga,rasa, hati, budi dan hati untuk melihat dan berjumpa dengan Yesus.
Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan dan kuubah untuk makin peka melihat dan menemukan Yesus dalam kehidupan setiap hari.
Reflecting
Semangat pembaharuan apa yg akan saya wujudkan mulai hari ini, agar pencarian kita dalam hidup setiap hari menjadi saat berjumpa dengan Yesus.
Praying
Ya Tuhan jadikanlah kami murid-murid-Mu bukan sekedar mengetahui banyak hal tentang Engkau, tetapi menyatakannya dalam perbuatan kasih kepada sesama untuk makin mengenal-Mu. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP
