SECERCAH HENING
Rabu, 5 Juni 2024
Mrk 12: 18-27
Melangkah di titian hari,
Hidup sejati tak takut mati,
Sebuah kepastian yg menemani,
Menghiasi hari dlm balutan kasih.
Bergegas mengisi hari,
Menanti Senja dgn kebaikan hati,
Bertumbuh dlm keutamaan suci,
Warnai hari sebagai abdi
Menjadi pribadi yang bahagia dan matang dalam hidup adalah pilihan, sedang menjadi tua dan mati adalah kepastian. Artinya mau menjadi orang yg bahagia atau menderita sebenarnya bukan oleh apapun. Tetapi sebuah pilihan bebas seseorang.Sedangkan menjadi tua dan mati itu kepastian yg tidak bisa ditolak oleh siapapun. Namun bagaimana keadaan seseorang setelah kematian, tak seorangpun bisa menjelaskan secara pasti, namun dalam iman akan Kristus yang bangkit dan berjanji memberikan hidup kekal, membuat kita yakin dan pasti bahwa hidup setelah kematian adalah abadi. Reksa dan keagungan serta keindahan dalam hidup setelah kematian lebih banyak bergantung pada kerahiman dan belas kasih Allah semata. Sebagaimana di kisahkan dalam Injil hari ini Yesus menanggapi pertanyaan beberapa orang Saduki tentang siapakah yg akan menjadi suami seorang wanita yg telah menikah 7 kali dengan pria yg berbeda ketika nanti mati. Maka Yesus bersabda:
“Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di surga”.
Apakah kita kelak boleh mengalami hidup seperti malaikat itu? Dalam iman kita menjawab ya karena kasih Kristus. Namun nampaknya hal itu hanya mungkin jika ketika hidup kita di dunia telah menghayati hidup sebagaimana di bumi seperti di dalam surga yakni belajar hidup dan menghidupi karakter malaikat, dimana ciri dasar malaikat adalah hidup dalam
Roh kebaikan yakni Kasih, sukacita, damai sejahtera, kelemah lembutan,penguasaan diri,dll.Dan di atas semua itu adalah membiasakan sikap pengampunan. Semoga kepastian hidup yg ditawarkan Yesus mengispirasi kita dari hari ke hari untuk belajar membiasakan diri mewujudkan karakter malaikat dalam style hidup kita. Biarlah pergumulan hidup ini makin berat dan menyesakkan namun semoga kita tetap tidak akan kehilangan harapan dan senyuman untuk menerima setiap realitas harian dengan sukacita. Dan inilah salah satu karakter malaikat yg akan membawa kita ke kehidupan yg sejati dan kekal.
Jangan ragu untuk menjalani hari harimu, bertekunlah dalam setiap tindakan baik dengan sukacita. Jika di sekitarmu tidak ada orang yg bisa hidup baik, setidaknya jadilah yang pertama untuk melakukan kebaikan, sekecil apapun.
Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga,rasa, hati, budi dan hati untuk makin mencinta Allah.
Actuating
Belajar membiasakan diri utk mewujudkan karakter malaikat dalam sikap dan tindakan kita.
Reflecting
Belajar memaknai bahwa setiap peristiwa mengundang kita utk berkarakter baik yg bersumber dari buah Roh yg baik.
Praying
Allah Bapa di surga berilah kami hati yg damai dan bahagia. Agar tiap saat adalah saat yg tepat untuk mewujudkan Cinta pada Allah dan sesama. Demi Kristus Putera-Mu Tuhan dan pengantara kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP
