SECERCAH HENING
Jumat, 13 Juni 2025
Mat 5 : 27-32
“Tegas untuk Godaan”
Merayu lembut di kala resah
Hadir memberi harapan cerah
Manipulasi batin dgn sah
Godaan jangan diberi celah.
Hidup di zaman kemajuan digital seperti saat ini, tiap detik kita menghadapi tantangan atau godaan yang tidak mudah. Godaan itu tidak lahir dari keinginan jahat saja. Tetapi kadang muncul dalam rayuan yang lembut dan manis. Yang sering sulit kita hindari karena hadir menyapa setiap indera kita dan sangat fasih memanipulasi kita dengan tawaran yang menggiurkan. Godaan apa yang paling gencar saat ini misalnya, keranjingan main gadget tanpa menghiraukan orang-orang yang ada bersama kita, gaya hidup konsumerisme yang meminjam wajah, rajin belanja on line, go food, game online, pinjol, judol dan aneka godaan yang mengkaburkan disposisi batin kita untuk bisa memutuskan dengan tepat. Maka tepat dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memberi peringatan yang sangat tegas untuk godaan
“Jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu. Karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.”
Gaya hidup kita akan menjadi potret dari kedalaman spiritualitas kita. Dan spiritualitas akan terwujud secara nyata dalam gaya hidup kita. Hidup kita bisa jadi tidak buruk sekali, namun manakala semangat kita makin menjauh dari suasana Allah yang meraja di hati kita, maka kita mesti harus bersikap tegas terhadap godaan. Perilaku kita mungkin bisa dimanipulasi namun hati kita tidak bisa ditipu. Hati yang resah dan galau manakala telah mengambil keputusan dan atau bertindak tertentu, saatnya kita berpaling sejenak, mengenali gerak batin dan tegas dengan godaan. Semoga dengan sabda hari ini, gaya hidup kita tiap hari makin rela dipimpim oleh Roh. Hingga hidup dan hati kita damai dalam perjalanan menyambut Allah yang meraja dalam hidup tiap hari. Dalam pekerjaan dan aneka tanggungjawab kita semoga kita mampu tegas terhadap godaan sehingga kegiatan kita apapun bentuknya membawa kita makin kudus dan layak dipersembahkan untuk kemuliaanNya.
Contemplating
Marilah kita heningkan budi, jiwa, rasa, dan raga agar makin peka terhadap godaan dan sapaan Allah.
Actuating
Pola hidup apa yang perlu kubiasakan dan kuubah agar memiliki ketegasan terhadap godaan.
Reflecting
Apakah hidupku setiap hari telah memancarkan gaya hidup yang dipimpim oleh Roh kebenaran?
Praying
Allah Bapa kami, bimbinglah kami untuk setia mendengarkan Sabda-Mu, dan rela membuka hati dibimbing oleh Roh-Mu, hingga hidup kami makin utuh memasuki kehidupan yang berkenan di Hati-Mu. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
Salve
Salam Veritas
Sr. Albertine, OP

