SECERCAH HENING
Senin,5 Desember 2022
Luk 5:17-26
“The salvation of soul”
Seorang Master Jendral OP pernah mengatakan:”if you want to go fast go alone, if you want to go to destination bring many”.(Timothy radcliffe) artinya kurang lebih jika kamu ingin pergi dengan cepat pergilah seorang diri, jika ingin mencapai tujuan hidupmu ajaklah banyak orang. Hal ini berhubungan dengan tujuan akhir hidup kita yang sejati adalah keselamatan jiwa the salvation of soul atau kebahagiaan abadi. Tujuan atau panggilan hidup untuk mencapai keselamatan ini tidak bisa dicapai seorang diri. Demikian juga kesucian,kekudusan dan keselamatan kita ada karena bersama yg lain atau dipanggil dalam kebersamaan dengan yg lain. Maka setiap orang beriman juga otomatis dipanggil untuk mewujudkan keselamatan bagi yg lain. Tanggungjawab ini mengikat dalam panggilan nurani tiap orang. Maka hal ini senada dengan pesan Injil hari ini. Ketika Yesus sedang mengajar datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur, berhubung dengan banyaknya orang naiklah mereka ke atap rumah, membongkar dan menurunkan orang itu dgn tempat tidurnya tepat di depan Yesus. Melihat iman mereka berkatalah Yesus:
“Hai saudara, dosamu telah diampuni”.Maka bangunlah orang lumpuh itu pulang ke rumahnya dengan sembuh.
Di jaman ini pasti amat sulit menciptakan budaya keselamatan bersama atau setidaknya membantu menyelamatkan sesama, karena hidup yg makin maju, sering orang cenderung individualis dan hidup penuh kompetitif. Seperti susahnya memutus mata rantai penyebaran Covid -19, penerapan protokol kesehatan hanya akan efektif mencapai tujuan memutus rantai covid-19 jika dilakukan oleh semua orang tanpa kecuali. Namun pemikiraan orang modern sering berbalik, jika ingin maju atau selamat sendiri bisa, mengapa harus membawa yg lain bikin lama dan repot. Namun pesan Injil hari ini menginspirasi kita untuk berani mengenali kelumpuhan kita sendiri dan sesama,dan bersama yg lain mengangkat dan mengantarkannya di depan kuasa Yesus. Untuk itu marilah kita mawas diri dengan hidup kita masing-masing, apakah kita termasuk yg lumpuh yg perlu dibantu dan diangkat orang lain untuk bertemu dan disembuhkan Yesus.Ataukah kita yg dipanggil oleh nurani kita untuk mengangkat sesama kita dlm keluarga, komunitas, tempat kerja dan saudara kita untuk kita angkat kelumpuhannya dan kita antarkan pada Yesus, agar bersama dengan sesama kita boleh mengalami keselamatan.
Contemplating
Mari kita heningkan jiwa, raga,rasa, hati, budi dan hati untuk makin dekat menyelam dalam samodera kehidupan Allah.
Actuating
Pola hidup apa yg perlu kubiasakan dan kuubah agar berani mengakui kelumpuhan kita sendiri dan sesama untuk bersama berjumpa agar disembuhkan Yesus.
Reflecting
Apakah hidupku setiap hari telah mewujudkan kepekaan akan panggilan nurani ikut terlibat bersama yg lain mengangkat kelumpuhan hidup sesama kita.
Praying
Allah Bapa yg maha kasih, ajarilah kami peka dan hidup menurut kehendakMu sehingga kelumpuhan hidup kami dan sesama menjadi sarana untuk diselamatkan dalam perjumpaan dengan Yesus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.
Salam Veritas
Berkah Dalem
Sr. Albertine. OP
